╰┈➤ Student Learning Difficulties in Math
Pembahasan
kali ini aku mau sharing ke kalian seputar tugas mata kuliahku yaitu “Psikologi
Belajar Matematika” disini kita diminta untuk membuat hasil laporan hasil
observasi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika. Yuk, langsung disimak
aja! 😘
PENDAHULUAN
Ada beberapa faktor yang dapat
diduga sebagai penyebab utama kesulitan belajar siswa terhadap pelajaran
matematika, baik itu dari faktor internal maupun eksternal. Kesulitan belajar
ini tidak hanya dialami oleh siswa yang berkemampuan di bawah rata-rata, tetapi
juga dapat dialami oleh siswa dengan tingkat kemampuan manapun. Di antara
penyebab kesulitan belajar siswa yang sering dijumpai adalah faktor kurang
tepatnya guru mengelola pembelajaran dan menerapkan metodologi atau dapat
disebut juga dengan faktor pedagogis.
Hari,
Tanggal: Rabu, 26 Mei 2021
Waktu:
Pukul 20.00 WIB s.d. selesai
Tempat:
Video Call (Aplikasi Line)
A. Identitas Siswa
Nama
siswa: Shafira Ayasha
Usia:
17 Tahun
Kelas:
XI SMA
Asal
Sekolah: SMA Al-Muslim Tambun
Pekerjaan
orang tua:
Ø Bapak:
Wirausaha
Ø Ibu: Ibu Rumah Tangga
B. Waktu
dan Tempat Kegiatan
Hari,
Tanggal: Rabu, 26 Mei 2021
Waktu:
Pukul 20.00 WIB s.d. selesai
Tempat:
Video Call (Aplikasi Line)
C. Laporan Hasil Observasi
1. Kesulitan belajar matematika
Shafira
Ayasha merasa kesulitan dalam belajar matematika wajib saat kelas 10 dan
matematika minat saat kelas 11. Hal ini disebabkan oleh faktor guru di sekolah.
Pada saat guru matematika wajib kelas 10 dan guru matematika minat kelas 11
mengajar, Shafira merasa kurang nyaman dengan cara pengajarannya karena dapat
dikatakan masih kurang sabar. Ia beropini bahwa tidak semua murid bisa memahami
materi dengan cepat dan pastinya membutuhkan suatu proses. Shafira membutuhkan
guru yang sabar dan dapat memahami siswa. Selain itu, di masa pandemi ini
membuat Shafira merasa kurang efektif dalam pembelajaran matematika di
sekolahnya karena mengharuskan untuk bergabung dengan satu angkatan. Disini
semakin timbul rasa enggan untuk bertanya kepada guru dan membuatnya menjadi
pasif.
2. Cara belajar sehari-hari
Shafira
Ayasha menjelaskan bahwa Ia bukan anak yang ambisius dan bukan juga anak yang
pemalas. Shafira tahu apa saja tanggung jawabnya namun tidak dijadikan sebagai beban.
Ketika diberikan tugas oleh guru, Ia langsung mengerjakan karena jika ditunda
dapat membuatnya malas. Shafira akan melewati soal yang dianggap susah dan
memprioritaskan soal yang mudah agar tidak membuang waktu dan dianggap lebih
efisien. Selain itu, biasanya Shafira mempelajari terlebih dahulu bab yang
menurutnya sulit agar saat gurunya menjelaskan dia tidak terlalu bingung.
3. Dukungan orang tua terhadap
pembelajaran
Shafira
Ayasha mendapat dukungan yang sangat baik dari orang tuanya terhadap
pembelajaran matematika. Bapaknya memberikan dukungan dengan mengingatkan
Shafira untuk belajar dan mengerjakan tugas. Selain itu, ibunya pun juga
memberikan dukungan yang sama namun lebih berpengaruh besar karena dapat
dikatakan ahli dalam bidang matematika. Ketika Shafira sedang mengerjakan tugas
yang diberikan oleh guru dan tetap merasa bingung terhadap soal tersebut
walaupun sudah dicoba dan mencari referensi dari buku atau internet, ia dapat
langsung bertanya kepada ibunya. Ia juga merasa lebih nyaman ketika sedang
diajarkan ibunya karena penjelasannya yang tidak rumit dan mudah dimengerti.
D. Kesimpulan
Dari pemaparan laporan di atas,
dapat disimpulkan bahwa Shafira Ayasha merasa kesulitan belajar matematika
disebabkan oleh faktor guru atau kerap dikenal dengan faktor pedagogis. Ia
merasa tidak nyaman dengan cara mengajar gurunya sehingga menyebabkan mind set nya berpikir bahwa materi yang
diajarkan oleh gurunya tidak dapat diterima dengan baik. Hal ini merupakan
suatu hal yang harus diperhatikan oleh para guru. Guru harus memilih metode,
pendekatan dan strategi dalam pembelajaran yang tepat karena sangat berpengaruh
terhadap kemudahan atau kesulitan siswa dalam memahaminya. Meskipun Shafira
terbantu oleh Ibunya dalam pelajaran matematika, namun tentunya disini
diperlukannya peran guru untuk keberhasilan muridnya kelak.
Gimana nih menurut kalian? Hasil observasiku dan kesimpulan terhadap kesimpulan dari kesulitan siswa belajar matematika sudah tepat belum, ya? Kalian boleh menambahkan di kolom komentar yaa! 😊

Comments
Post a Comment